Religious Moderation as Pedagogical Habitus in Islamic Religious Education: A Case Study of Internalization and Character Formation

Imam Hanafie
UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
Indonesia

Khojir
UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
Indonesia

Shafa
UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
Indonesia

Mohammad Taqi Fakhlaei
Ferdowsi University of Mashhad
Iran

DOI: https://doi.org/10.56587/bemi.v4i1.134

Keywords:

Religious Moderation, Pedagogical Habitus, Islamic Religious Education, Internalization of Values, Social Learning

Abstract

Background: Religious moderation has become a strategic issue in education amid rising signs of intolerance and radicalism among adolescents, particularly at the secondary school level, which is a crucial phase in identity formation. Although the value of moderation has been integrated into the Islamic Religious Education curriculum, its implementation remains largely normative and has not yet fostered a deep internalization process within learning practices.

Purpose: This study aims to analyse how the values of religious moderation are constructed and internalized in Islamic Religious Education learning and how they contribute to the formation of students’ attitudes.

Lanjutkan membaca

Ditulis pada Jurnal Ilmiah | Tag , , , , | Tinggalkan komentar

“Apakah Kamu Sudah Salat Subuh?”

Kisah nyata dari sebuah masjid di Yaman – dan semua orang yang mendengarnya tertawa terbahak-bahak.

Syekh Abu Imad meriwayatkan:

Seorang pria meninggal dunia di lingkungan kami, dan setelah pemakaman, keranda yang biasa digunakan untuk membawanya ditinggalkan di luar masjid semalaman.

Lanjutkan membaca

Ditulis pada Humoria | Tag | Tinggalkan komentar

Gawai yang Melenakan

Oleh: H. Imam Hanafie, S.Ag, M.A.

Di era digital, gawai telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia, terutama di kalangan anak-anak remaja kita. Dari bangun tidur hingga menjelang tidur, layar kecil itu selalu menemani. Dunia maya kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan ruang utama dalam berinteraksi, belajar, dan mencari hiburan. Survei State of Mobile 2024 mencatat rata-rata orang Indonesia menghabiskan kurang lebih 6 jam dalam sehari untuk gadget, tertinggi di dunia. Kecanduan gim dan media sosial menimbulkan kekhawatiran akan melalaikan kewajiban agama dan pendidikan.

Lanjutkan membaca

Ditulis pada Artikel Keislaman | Tag , | Tinggalkan komentar

The Story of a Confident Street Singer

One day, there was a street singer standing up in front of the neighbor’s house. While he was playing his guitar, he sang an old song with the title “Renungkanlah” from M. Mashabi convidently.

Lanjutkan membaca

Ditulis pada Humoria | Tag | Tinggalkan komentar

Nilai-nilai Moderasi Beragama dalam Kerangka Berpikir Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran PAI Jenjang SMA pada Kurikulum Merdeka

Imam Hanafie
UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
imamhanafie@gmail.com

Umar Fauzan
UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
umar.fauzan@iain-samarinda.ac.id

Noor Malihah
UIN Salatiga, Jawa Tengah, Indonesia
noormalihah@uinsalatiga.ac.id

Abstract

Nilai-nilai moderasi beragama akan senantiasa terus digali dan dikembangkan. Dalam kajian ini nilai-nilai moderasi beragama ditinjau berdasarkan kerangka berpikir Capaian Pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan model study pustaka atau library research.

Lanjutkan membaca

Ditulis pada Jurnal Ilmiah | Tag , , , | Tinggalkan komentar

Pendidikan Islam di Era Smart Society 5.0

Pendidikan Islam di Era Smart Society 5.0

Buku ini dimaksudkan sebagai salah satu sumber bacaan bagi para mahasiswa pada program studi pendidikan Agama Islam atau calon guru dan juga para praktisi pendidikan.

Lanjutkan membaca

Ditulis pada Buku | Tag , | Tinggalkan komentar